Tes Konsumsi Bahan Bakar Honda Mobilio 2019

Tes Konsumsi Bahan Bakar Honda Mobilio 2019

Otosentra – Tes Konsumsi Bahan Bakar Honda Mobilio 2019, di lansir dari laman cnnindonesia.com PT Honda Prospect Motor (HPM) ingin membuktikan keiritan Honda Mobilio baru yang diluncurkan bulan lalu. Pengujian dilakukan dengan melibatkan jurnalis otomotif nasional, termasuk CNNIndonesia.com.

Ada 20 unit Honda Mobilio tipe E CVT yang diuji kala itu. Uji produk dimulai dari Cilandak Town Square, Jakarta Selatan sekitar pukul 10.00 WIB, dan rute yang harus dilalui adalah BSD, Tangerang Selatan menuju rest area yang berada di KM6 sebagai check point di lokasi pertama.

Selanjutnya, rombongan menuntaskan check point kedua yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, dan berakhir di Taman Impian Jaya Ancol via jalan tol.

New Honda Mobilio mengalami ubahan pada eksterior dan interior, meliputi lampu depan dan belakang, bumper, garnish pada bodi kit, pelek desain baru, dan head unit 2DIN baru dengan fitur Bluetooth dan Hands Free Telephone.

Sementara itu HPM masih mempertahankan mesin lawas, yaitu 1.500 cc bertenaga 116 tenaga kuda dan torsi 145 Nm. Artinya perubahan minim pada ekterior dan interior itu tidak akan memengaruhi impresi berkendara. Impresi berkendara Mobilio model baru dan lawas masih sama persis.

“Untuk perjalanan kali ini kami ingin membuktikan bahwa new Mobilio selain nyaman untuk pengendara dan penumpang, juga irit dalam hal konsumsi bahan bakar. Saya berharap, konsumen dapat mobil yang tepat untuk keseharian dengan mobil ini (Mobilio),” kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandi di hadapan media.

Dua rekan lain sebagai pengemudi dan penumpang depan. Di awal perjalanan, CNNIndonesia.com menjadi penumpang di kursi baris kedua sembari membuka laptop untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.

Duduk di kursi baris kedua, ruang kaki dan kepala cukup lega untuk saya dengan tinggi badan 168 sentimeter. Posisi duduk cukup nyaman dan reclining atau kemiringan sandaran bisa diatur secara manual.

Embusan AC di dasbor diatur pada skala 1, dan terasa seperti angin semilir saja ketika duduk di kursi kedua. Double blower di bagian atas tidak dinyalakan dengan alasan supaya irit konsumsi bahan bakar.

Setelah dari BSD, Tangerang, pengendara terus fokus mengendarai low MPV yang bersaing dengan Avanza dan Xpander tersebut melintasi jalan tol menuju Ancol. Average (AVG/rata-rata) konsumsi BBM yang tercantum di multi information display (MID) 17 km per liter dan angkanya terus naik di atas 21 km per liter.

Konsumsi bahan bakar itu kami dapat dengan menjaga kecepatan di angka 60-70 km per jam dengan putaran mesin di sekitar RPM 2.000. Kendala mulai kami temui setelah dari check point kedua.

Kami diadang kemacetan sehingga kendaraan harus ‘stop and go’. Kondisi itu memberikan tantangan tersendiri bagi kami untuk menjaga konsumsi BBM Mobilio tetap irit.

Setelah sampai di Ancol, atau titik finish konsumsi bahan bakar mobil kami cuma 20,6 km per liter dari Cilandak menuju Ancol. Sedangkan tim lain mampu 21,6 km per liter dengan jarak tempuh 65,8 km.

CNNIndonesia.com pernah melakukan uji irit BBM untuk low MPV di Indonesia, yaitu Avanza 1.5, Ertiga 1.3, Mobilio 1.5, Xenia 1.3 dan Xpander 1.5 hingga Wuling Confero 1.5. Liga irit BBM bertema ‘Uji Irit 1 Liter Mobil MPV’ dimenangkan Honda Mobilio.

Hasil uji irit 1 liter MPV:

Low MPV transmisi otomatis

  • Avanza 12,5 km per liter
  • Ertiga 11 km per liter
  • Mobilio 17,05 km per liter
  • Xenia 11,8 km per liter
  • Xpander 16 km per liter

Low MPV transmisi manual

Confero 25,4 km per liter